• Jumat, 21 Januari 2022

Peta Zonasi Kepatuhan Prokes Sejumlah Daerah Meningkat

- Sabtu, 19 Desember 2020 | 09:32 WIB
Prokses Zonasi
Prokses Zonasi

Jakarta, Indikatornews.com – Tercatat per tanggal 13 Desember 2020 peta zonasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) menunjukkan peningkatan pada beberapa daerah di Indonesia. Hal ini menjadi kabar baik dan harus terus ditingkatkan. Namun demikian, masih terdapat beberapa lokasi yang menimbulkan kerumunan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta, pemerintah daerah dan Satgas daerah diminta untuk melakukan tindakan tegas berupa pembubaran kegiatan yang menimbulkan kerumunan. “Tak hanya masyarakat yang tidak patuh, pihak penyelenggara yang menimbulkan kerumunan pun dapat disanksi,” katanya saat memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/12). "Berikan juga sanksi kepada pihak yang menyelenggarakan kerumunan. Saya juga meminta kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan mengenai protokol kesehatan yang sudah ditentukan, hindari kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan untuk melindungi diri sendiri dan orang terdekat dari penularan-penularan Covid-19," Wiku menegaskan. Ia juga memaparkan peta zonasi kepatuhan yang dibagi dua kategori, yakni peta zonasi kepatuhan memakai masker dan peta zonasi kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Data didapatkan dari hasil pemantauan Satgas Covid-19 daerah dan relawan Covid-19, Pada peta zonasi kepatuhan memakai masker, didapat hampir 17 juta orang pada 6,5 juta titik pantau dalam seminggu terakhir dan telah mencakup  seluruh provinsi di Indonesia. "Terdapat perkembangan yang positif (baik), untuk kabupaten/kota dengan tingkat kepatuhan di bawah 60% atau disebut tidak patuh, jumlahnya mengalami penurunan," Wiku menjelaskan. Dari data tersebut juga menunjukkan lokasi dengan tidak kepatuhan memakai masker tertinggi, yaitu lokasi kerumunan. Rinciannya, pertama di restoran/kedai 29,4%, lingkungan rumah 20,4%, tempat olahraga publik 19%, jalan umum 15,6% dan lainnya 13,4%. Secara umum Wiku menyimpulkan, daerah sudah mulai mematuhi dan disiplin dalam menggunakan masker. Hal ini tercermin dari penurunan daerah dengan kategori tidak patuh dan kurang patuh, serta peningkatan daerah yang masuk kategori patuh dan tidak patuh. "Tentunya capaian positif ini terus dijaga dan ditingkatkan sebagai upaya pencegahan dan penularan Covid-19. Pimpinan daerah dan Satgas Covid-19 daerah untuk terus memonitor dan melakukan penegakan disiplin kepada masyarakat, dan lokasi-laksi dengan ketidakpatuhan memakai masker, berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Wiku. Selanjutnya, peta zonasi kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan, terdapat perkembangan yang baik dari kabupaten/kota. Untuk daerah dengan tingkat kepatuhan dibawah 60% atau tidak patuh, jumlahnya menurun dari pekan lalu. Dalam peta zonasi dapat dilihat juga beberapa lokasi kerumunan dengan tingkat tidak patuh menjaga jarak dan menghindari kerumunan tertinggi, diantaranya mall 19,3%, restoran/kedai 18,1%, lingkungan rumah 15,7%, tempat olahraga publik 14,8% dan tempat wisata 14,2%. *** Keterangan Foto: Ilustrasi penerapan protokol kesehatan di Kepulauan Seribu. (Foto: Humas Res Kep Seribu)          

Editor: Kesit B Handoyo

Tags

Terkini

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:10 WIB

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 14 Desember 2021 | 19:53 WIB

Terpopuler

X