• Rabu, 8 Desember 2021

Ratna Sarumpaet Akui Hoax

- Kamis, 4 Oktober 2018 | 00:19 WIB
WhatsApp Image 2018-10-04 at 7.09.11 AM
WhatsApp Image 2018-10-04 at 7.09.11 AM

Jakarta, Indikatornews.com Aktivis Ratna Sarumpaet mengakui bahwa kabar penganiayaan yang dialami oleh dirinya pada 21 September itu bohong. Saat disambangi ke kediamannya dikawasan Tebet, Ratna mengakui bahwa dirinya telah mengarang cerita bohong untuk mencari alasan kepada keluarganya terkait lebam di wajahnya, dengan menceritakan lebam tersebut akibat dipukul oleh beberapa orang. "Saat saya pulang saya butuh alasan untuk menjelaskan pada anak saya kenapa wajah saya lebam, saya jawab dipukul orang," ujarnya, dalam acara jumpa pers Rabu (3/10/18) Sebelumnya, pihak Kabareskrim beserta tim dan Polda Jabar pun melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan tersebut, namun terdapat perbedaan antara hasil penyelidikan dengan keterangan yang ada. Berdasarkan keterangan yang beredar pada 21 September Ratna mengalami tindak penganiayaan disekitaran Bandara Husen Sastra Negara, namun fakta penyelidikan mengatakan bahwa pada tanggal tersebut Ratna berada di Rumah Sakit bedah (Bina Estetika) Jakarta. "Pada tanggal 21 September malam kami melakukan penyelidikan terkait hal tersebut, tim telah mendapatkan informasi bahwa Ratna Sarumpaet pada 21 September sekitar pukul 17:00 beliau berada di Rumah Sakit Bina Estetika. Dan kami sudah bertemu dengan pihak rumah sakit kemudian melakukan pengecekan terkait hal tersebut. Hasilnya kami menemukan perbedaan antara keterangan yang beredar dengan fakta penyelidikan" ujar Dir Reskrimum Nico Afinta saat jumpa pers di gedung Promoter, Polda Metro jaya Rabu, (3/10/18). Disisi lain, Ratna tidak menyangka jika cerita bohong tersebut akan terus berkembang saat anak-anaknya ingin lebih mengetahui peristiwa pemukulan tersebut. Dirinya tidak mengira jika cerita bohong tersebut akan meluas hingga keluar keluarga. "Saya kembali dengan menceritakan kebohongan itu saat berhubungan dengan pihak luar," ujarnya. Rabu, (3/10/18). Saat melakukan jumpa pers, kepada seluruh awak media Ratna menyampaikan permohonan maaf atas "kebodohan" yang telah ia buat dan Ia pun memohon maaf kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dalam peristiwa tersebut. "Khususnya kepada pak Prabowo Subianto yang saya perjuangkan, dan sahabat-sahabat perjungan saya di koalisi 02 saya mohon maaf atas kebodohan saya ini," ujarnya. (Yunidar Kusuma)

Editor: Wartawan Online

Tags

Terkini

Pra Rapat Kadin Bidang Perdagangan Bersama

Selasa, 16 November 2021 | 16:38 WIB
X