• Jumat, 21 Januari 2022

Kemendag Jalin Kerjasama Dengan Negara Mitra Dagang Nontradisional

- Selasa, 4 September 2018 | 23:21 WIB
mendeg
mendeg

Jakarta, Indikatornews.com Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk mengembangkan usaha dan produknya melalui ekspor. Dukungan tersebut di antaranya dilakukan dengan cara meningkatkan kerjasama perdagangan dengan negara-negara mitra dagang nontradisional. “Kita jalin kerjasama dengan negara-negara mitra dagang nontradisional untuk membuka pasar baru, seperti Sri Lanka, India, Pakistan dan Bangladesh,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendag) Karyanto Suprih dalam diskusi tematik Bakohumas, yang mengambil tema “Indonesia Maju Melalui Perdagangan Bebas di Era Digital”, di auditorium PPEI, Jakarta, Selasa (04/09/2018), seperti dikutip dari setkab.go.id. Sekjen Kemendag menyebutkan, selain membuka pasar nontradisional, pihaknya juga mendorong UMKM untuk menggunakan e-commerce melalui sosialisasi kebijakan perdagangan melalui penyelenggaraan workshop melalui Indonesia Design Development Center (IDDC) mengenai cara menciptakan produk berkualitas, bernilai tambah, dan berdaya saing; dan mengeluarkan kebijakan super cepat pengolahan bahan baku. Lanjutnya, pihaknya juga membantu meningkatkan kualitas produk Indonesia melalui Sesigner Dispatck Service (DDS) yang merupakan program Kemendag yang memfasilitasi kerja sama pelaku UKM dan desainer. “Program ini merupakan bentuk pendampingan kepada pelaku UKM agar dapat menghasilkan produk-produk dengan desain yang sesuai tren global saat ini,” ujarnya. Pelaku UKM yang terpilih, kata Sekjen Kemendag, juga akan mendapatkan kesempatan rebranding yang difasilitasi oleh kemendag di dalam dan luar negeri. Tetapi Sekjen meningatkan bahwa wirausaha ataupun eksportir harus memiliki kemampuan memasarkan komoditas secara digital agar lebih efektif dan efisien dalam hal promosi dan transaksi, jelasnya. Sebelumnya Sekjen Kemendag Karyanto Suprih mengemukakan, kinerja ekspor Indonesia sepanjang tahun 2017 membaik dan jauh melampaui dari target yang diberikan yaitu sebesar 168,7 miliar dollar AS, atau meningkat dari tahun 2016 sebesar 145,1 miliar dollar AS. Untuk tahun 2018, Kemendag memiliki target dalam peningkatan ekspor sebesar 11% dari total ekspor sepanjang 2017. (hms)

Editor: Wartawan Online

Tags

Terkini

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:10 WIB

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 14 Desember 2021 | 19:53 WIB

Terpopuler

X