Wacana Reshuffle Kabinet Sudah Enggak Tepat Lagi Sekarang, Pak Jokowi, Sebaiknya Tambah Wamen Saja

- Senin, 28 Maret 2022 | 10:20 WIB


Indikatornews.com

Presiden Joko Widodo diingatkan agar tidak perlu secara emosional merespon kinerja sejumlah menterinya yang kemudian didorong agar di-reshuffle. 

Sebab, tahun-tahun ini adalah sudah tahun-tahun politik dan jelang akhir periode Pemerintahan. 

Sehingga, sudah tidak efektif melakukan reshuffle kabinet, apalagi jika harus menimbulkan kegaduhan politik berkepanjangan wacana pergantian anggota kabinet itu nantinya. 

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua Komite Tetap Pengembangan Pasar Ekspor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Siswaryudi Heru, meresponi sejumlah wacana yang muncul untuk reshuffle kabinet. 

“Wacana reshuffle kabinet itu sudah enggak efektif sekarang. Malah akan kian gaduh nantinya. Kalau berkenan, sebaiknya Pak Presiden menambah Wakil Menteri saja untuk Kementerian yang butuh topangan agar kinerjanya semakin cepat dan terarah, serta untuk melakukan fungsi pengawasan yang efektif di Kementerian,” tutur Siswaryudi Heru, di Jakarta, Senin (28/03/2022). 

Siswaryudi Heru menyebut, sebetulnya, dalam kriteria kinerja kementerian, saat ini sudah sangat terlambat untuk melakukan pergantian. Apalagi, kata dia, kebijakan-kebijakan yang sudah dilakukan Menteri sudah berjalan. Meski pun masih banyak yang perlu dibenahi. 

Akan sangat efektif, kata Siswaryudi Heru, apabila di kementerian yang belum ada Wakil Menterinya, sebaiknya ditambah Wamen. Dengan harapan, Wamen akan berfungsi melakukan kerja-kerja efektif melakukan pengawasan kinerja Kementerian, dan juga untuk mengakselerasi kinerja kementerian di penghujung masa periode Pemerintahan ini. 

“Saat ini dan mulai tahun besok, Indonesia kan sudah di masa tahun politik. Segala kepentingan kian riwuh. Apalagi soal kabinet, itu sangat politis. Bisa-bisa kinerja Menteri enggak jalan bila dilakukan reshuffle sekarang ini. Belum lagi, kalau Menterinya mengubah dari nol lagi berbagai kebijakan dan program, wah makin kacau, makin gaduh deh,” terang Siswaryudi Heru. 

Siswaryudi Heru berharap, Presiden Joko Widodo jangan terhasut oleh kepentingan-kepentingan sempit segelintir orang, yang hendak mencongkel menteri yang sedang bekerja, dan hendak menggantinya dengan orang titipan mereka. 

Halaman:

Editor: Nika Rakasiwi

Terkini

DPD Hipakad Jateng Sambut Baik Putusan PTUN Jakarta

Minggu, 13 Maret 2022 | 20:44 WIB

Terpopuler

X