• Minggu, 26 Juni 2022

Merubah Wajah Kawasan Kumuh Cipanyir Menjadi Destinasi Ekowisata dan Ramah Lingkungan

- Kamis, 13 Januari 2022 | 20:51 WIB

 

Tasikmalaya, Indikatornews.com

Penataan pedestrian, perbaikan TPT serta pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Panyingkiran dan Kelurahan Cipedes yang meliputi 18 RT dengan luas wilayah 16,31 hektar sepanjang sungai Ciloseh di kawasan Cipanyir Kota Tasikmalaya telah merubah wajah kawasan kumuh tersebut

“Penataan peningkatan kualitas kawasan kumuh ini selain mengurangi kawasan kumuh di Kota Tasikmalaya dan merubah wajah kawasan ini juga menumbuhkan ekowisata,” kata Walikota Tasikmalaya H. Muhammad Yusuf di kawasan Cipanyir, rabu (12/1/2021)

Menurutnya, ada 168 hektar kawasan kumuh di Kota Tasikmalaya yang secara bertahap akan di lakukan peningkatan kawasan dan penataan khususnya terkait sarana dan prasarana fisik yang tidak memenuhi standar teknis, sarana sampah dan ipal yang belum memadai dan menjadikan permukiman lebih tertata

“Masyarakat Cipanyir diharapkan dapat merawat sehingga awet dan menjadi destinasi wisata yang berdampak pada peningkatkan perekonomian di wilayah ini,” harap Yusuf

Untuk lebih mempercantik kawasan, ada rencana untuk mencat genting rumah masyarakat seperti halnya di Kota Malang sehingga lebih menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke wilayah Cipanyir (memperkuat sebagai destinasi wisata) termasuk penataan pedagangnya di sepanjang bantaran/pedestrian sungai Ciloseh

Kawasan Cipanyir, terang Wawan dari KOTAKU Dinas Perawaskim Kota Tasikmalaya awalnya merupakan kawasan genangan air dengan sarana prasarana fisik tidak memenuhi standar teknis serta sarana sampah dan Ipal yang belum memadai (buangan limbah tinja ke sungai Ciloseh)

“TPS3R dibangun disini untuk mengatasi masalah sampah yang dapat dipilah dan didaur ulang serta penggunaan ipal komunal sehingga pemukiman jadi tertata,” jelasnya

Halaman:

Editor: Nika Rakasiwi

Tags

Terkini

Terpopuler

X