• Minggu, 26 Juni 2022

Kecelakaan yang Pernah Terjadi di Tempat Wisata Gunung Galunggung.

- Kamis, 30 Desember 2021 | 13:22 WIB

Indikatornews.com 

Di suatu tempat wisata tentu saja bisa terjadi hal-hal yang tak terduga seperti salah satu contohnya kecelakaan. Apalagi jika tempat wisata tersebut berada dialam terbuka yang kita tidak tahu ada apa saja didalamnya. Sengaja ataupun tidak hal-hal buruk seperti itu dapat terjadi kapanpun dan dimanapun.Hal seperti kecelakaan tersebut dapat terjadi karena kurangnya pengawasan yang dilakukan orang tua. Salah satunya adalah objek wisata Gunung Galunggung.

Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.168 meter diatas permukaan laut, dengan puncak tertingginya yakni Puncak Beuti Canar yang memiliki ketinggian 2240Mdpl.

Berikut merupkan beberapa kecelakaan yang pernah terjadi di objek wisata Gunung Galunggung:

  1. Peristiwa pertama terjadi Jumat tanggal 29 Desember 2017 sekitar pukul 15.00 WIB di tangga kawah 620. Seorang pengunjung bernama Kania umur 9 tahun yang berasal dari Kabupaten Ciamis. Hal ini terjadi akibat kelalaian orang tua. Peristiwa terjadi sewaktu Kania bersama dengan orangtuanya, Rahmat dan Rohamah menuruni tangga kawah 620 sebelah utara Gunung Galunggung. Tiba-tiba muncul moyet liar yang akan mendekati korban. Korban sontak terkejut dan menghindari si monyet liar sehingga terjatuh ke tangga kawah yang mengakibatkan dirinya menderita luka di bagian pelipis sebelah kiri.
  2. Sedangkan peristiwa kedua terjadi pada Minggu tanggal 31 Desember 2017 sekitar pukul 11.30 WIB. Kali ini yang menkadi korban ialah seorang bocah perempuan bernama Aeni umur 6 tahun. Ia merupakan warga Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Aeni yang berwisata bersama keluarganya terjatuh dan terbentur ke tembok tangga kawah. Jatuhnya Aeni mengakibatkan bocah malang tersebut menderita luka di bagian pelipis kiri

 

Kepala Kepolisian Sektor Sukaratu, Ajun Komisaris Polisi Junaidi mengatakan kedua kecelakaan tersebut terjadi lantaran kelalaian manusia. Menurutnya orang tua seharusnya bisa mengawasi saksama anak-anak yang berada di bawah pengawasan mereka.

Karena banyaknya masalah yang terjadi di objek wisata Gunung Galunggung tersebut, berikut merupakan beberapa solusi yang dapat diberikan untuk mengurangi hal tersebut terjadi lagi:

  1. Setiap anak dibawah umur 12 tahun wajib selalu dibawah pengawasan orang tua, dan siapapun orang tua yang melanggar aturan tersebut akan dikenakan sanksi yang cukup berat.
  2. Diberikannya fasilitas tangga yang pebih aman dan nyaman untuk dipergunakan oleh anak-anak.
  3. Kurangi waktu kunjungan di saat- saat tertentu, misalnya saat cuaca sedang buruk.

 

Namun beberapa solusi diatas tidak dapat dijalankan bila kita sebagai wisatawan yang berkunjung pun tidak tertib. Sudah dapat diketahui bahwa objek wisata alam memiliki risiko yang cukup tinggi mengenai hal keselamatan, karena kurangnya fasilitas dan sarana yang baik menjadikan objek wisata tersebut kurang aman. (Muhammad Fahmi Pratama)

Halaman:

Editor: Nika Rakasiwi

Tags

Terkini

Terpopuler

X