• Senin, 24 Januari 2022

Kadin: Indonesia Harus Rebut Kembali Pasar Ekspor Dunia

- Rabu, 1 Desember 2021 | 11:54 WIB

Siswayudi Heru setuju, persoalan pelik yang sedang dihadapi Indonesia di masa pandemi ini adalah persoalan perekonomian dan kesehatan.

Oleh karena itu, Siswaryudi Heru mengajak seluruh investor dari Luar Negeri dan di Dalam Negeri saling bahu membahu untuk menyasar pasar ekspor. Sebab, dari Indonesia saja, masih banyak produk dan hasil-hasil yang sangat potensial untuk diekspor, dan menjadikannya devisa bagi Negara.

“Hasil-hasil perikanan dan kelautan, tambang seperti batu bara, hasil-hasil hutan, hasil-hasil perkebunan, seperti sawit, itu semua adalah produk Indonesia yang bisa merajai pangsa pasar ekspor dunia. Itu harus digenjot agar Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan perekonomian di masa pandemi ini,” tutur Siswaryudi Heru.

Siswaryudi mengingatkan, keempat segmen itu, yakni perikanan, tambang khususnya batu bara, hasil-hasil kehutanan dan perkebunan seperti sawit, tak bisa dipungkiri masih menjadi tulang punggung untuk membangkitkan perekonomian Indonesia di masa sulit ini.

Selain itu, lanjut Siswaryudi, regulasi atau peraturan mesti bersahabat dengan investor dan ekspor Indonesia.

Sebab, kata dia, di masa pandemi ini, investor asing tidak sedikit yang alergi dengan berbagai-bagai peraturan terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Mesti ada upaya dan langkah yang cerdas dari Pemerintah bersama stakeholders untuk bisa mendatangkan investor dan mengeskpor hasil-hasil yang menjadi keutamaan Indonesia saat ini,” tutur Siswaryudi Heru.

Sebelumnya, Indonesia diperkirakan baru bisa kembali ke jalur pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada 2022.

Hal itu bisa terjadi jika Pemerintah tetap mewaspadai munculnya varian baru Virus Corona, memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19, dan mempercepat vaksinasi.

Kepala Kajian Makroekonomi dan Ekonomi Politik Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) Jahen F Rezki, pada Selasa (2/11/2021) lalu, mengatakan, Pemerintah perlu belajar dari lonjakan kasus Covid-19, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi ke depan.

Halaman:

Editor: Nika Rakasiwi

Terkini

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:10 WIB

Tempat Wisata Dengan Tingkat Kecelakaan Tinggi

Selasa, 14 Desember 2021 | 19:53 WIB
X