• Kamis, 21 Oktober 2021

Harus Ada Sinergi Antar Kementerian Bangun Daya Saing Produk UKM

- Sabtu, 26 Oktober 2019 | 21:23 WIB
IMG-20191026-WA0103
IMG-20191026-WA0103

Jakarta, Indikatornews.com - Tantangan ekonomi Indonesia ke depan bakal semakin berat, sebagai dampak dari terjadinya perang dagang antara AS dan Cina. Tak pelak, pasar Indonesia akan terus dibanjiri aneka produk dari luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia harus membangun UKM dengan strategi sinergi antar kementerian dan lembaga. Sehingga, produk UKM Indonesia berdaya saing dan bisa masuk pasar internasional. Hal itu dipaparkan Guru Besar UI Rhenald Kasali, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (25/10). "Kita perkuat daya saing produk UKM di pasar domestik, serta kita dorong agar kompetitif di pasar internasional," tandas Rhenald. Rhenald menyebutkan, di Kementerian BUMN sudah ada Rumah Kreatif Bersama, di Kementerian Desa sudah ada Bumdes dan Pekades. "Ini sudah ada produknya, sehingga kita tinggal perlu mendorong untuk bisa masuk ke pasar luar," ucap Rhenald. Selain itu, lanjut Rhenald, Kementerian Pariwisata sudah membangun 10 destinasi baru, yang akan mampu mendatangkan banyak turis mancanegara. "Sayangnya, produk oleh-oleh kita masih monoton. Ini yang harus disinergikan dengan plattform-plattform yang ada," tukas Rhenald. Di sektor pertanian, Rhenald juga melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan. "Banyak produk peternak lokal yang sudah mampu menangkar burung-burung langka tapi masih terhambat regulasi. Padahal, di negara maju, itu sudah menjadi komoditas perdagangan. Pokoknya, semuanya itu harus kita dorong masuk ke pasar global, di samping upaya memperkuat pasar domestik," jelas Rhenald. Namun, Rhenald mengakui, masih ada sejumlah produk yang regulasinya begitu mengekang, sehingga produk lokal tidak berdaya saing. "Kita harus bikin produk lokal mampu berdaya saing kuat," kata Rhenald. Menurut Rhenald, Indonesia tidak bisa melakukan proteksi produk UKM dengan cara melarang produk negara lain masuk ke Indonesia. "Justru, tugas pemerintah yang harus membuat produk UKM lebih kompetitif, termasuk dari sisi harga. Karena, dari sisi kualitas, sudah banyak produk UKM kita yang bagus-bagus," tegas Rhenald lagi. Rhenald optimis akan kepemimpinan Teten Masduki di Kemenkop dan UKM. "Pasalnya, Teten merupakan sosok yang berasal dari istana, yang tentunya akan lebih mudah melakukan sinergi dan kerjasama antar kementerian dan lembaga," pungkas Rhenald. (humas)

Editor: Wartawan Online

Tags

Terkini

KN Gajah Laut-404 Terima Kunjungan Siswa SMA Kosgoro

Kamis, 23 Januari 2020 | 21:10 WIB

Merek Popular di Era Digital

Sabtu, 27 Juli 2019 | 10:52 WIB

Menkeu Tegaskan Pelemahan Rupiah Faktor Eksternal

Kamis, 4 Oktober 2018 | 23:34 WIB

Menkeu: Kita Terus Melihat Perkembangan

Selasa, 2 Oktober 2018 | 23:53 WIB

Laporan Keuangan Desa Cukup Satu Lembar

Kamis, 2 Agustus 2018 | 01:53 WIB

Menko Perekonomian Luncurkan Sistem OSS

Senin, 9 Juli 2018 | 23:48 WIB

Penanganan Dampak Perdagangan Bebas MEA

Rabu, 9 Mei 2018 | 02:54 WIB

Menteri ESDM Setujui RUPTL PT PLN 2018-2027

Rabu, 14 Maret 2018 | 05:24 WIB

Menkeu: Gaji Presiden dan Wapres Naik adalah Hoaks

Senin, 12 Maret 2018 | 09:48 WIB
X